
Malang, 11 Agustus 2025 – Dunia pesantren selama ini dikenal sebagai ruang pendidikan yang sarat nilai religius, kemandirian, dan kedisiplinan. Nilai-nilai inilah yang kemudian diangkat oleh Rofik Hariyadi, mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang, dalam ujian tesisnya yang digelar pada Senin, 11 Agustus 2025.
Rofik mempertahankan penelitian berjudul “Pengembangan Bahan Ajar Menulis Cerpen Berbasis Kehidupan Pesantren untuk Siswa Kelas XI MA.” Ia menekankan bahwa pengalaman khas santri mulai dari kegiatan belajar, interaksi keseharian, hingga tradisi pesantren dapat menjadi sumber inspirasi dalam menulis cerpen. Melalui bahan ajar yang dikembangkannya, siswa tidak hanya berlatih keterampilan menulis, tetapi juga belajar merefleksikan nilai-nilai moral dan budaya pesantren dalam karya sastra.
Suasana ujian berlangsung penuh apresiasi. Tim penguji menilai tesis ini sebagai kontribusi penting bagi pengayaan pembelajaran menulis cerpen di Madrasah Aliyah. Pendekatan berbasis kehidupan pesantren dianggap mampu membuat pembelajaran lebih dekat dengan dunia nyata siswa sekaligus memperkuat identitas literasi berbasis kearifan lokal.
Dengan penelitian ini, Rofik Hariyadi diharapkan mampu mendorong lahirnya karya-karya cerpen santri yang tidak hanya indah secara estetis, tetapi juga bermakna secara sosial dan spiritual.
