
Malang, 29 April 2025 – Perpaduan antara sastra, sejarah, dan teknologi kecerdasan buatan menjadi warna baru dalam ujian tesis Yusetisa, mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pada Selasa, 29 April 2025, Yusetisa memaparkan penelitiannya yang berjudul “Strategi Pembelajaran Menulis Cerita Pendek Bertema Sejarah Berbantuan Artificial Intelligence untuk Siswa SMA.”
Dalam presentasinya, Yusetisa mengungkapkan bahwa penggunaan Artificial Intelligence (AI) tidak hanya membantu siswa mengeksplorasi ide-ide kreatif, tetapi juga memberi akses pada sumber sejarah yang kaya. Dengan demikian, siswa mampu menghasilkan cerpen yang tidak sekadar imajinatif, melainkan juga berpijak pada data dan narasi historis yang akurat. Strategi ini sekaligus melatih keterampilan literasi digital dan kritis generasi muda di era teknologi.
Tim penguji mengapresiasi keberanian Yusetisa menggabungkan pembelajaran sastra dengan teknologi mutakhir. Penelitian ini dinilai relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini, di mana kreativitas dan literasi sejarah dapat tumbuh berdampingan dengan pemanfaatan teknologi cerdas.
Melalui karyanya, Yusetisa diharapkan dapat membuka cakrawala baru bagi guru dan siswa dalam menulis cerita pendek bertema sejarah, menjadikannya lebih hidup, kontekstual, dan selaras dengan perkembangan zaman.
